Sabtu, 30 September 2017

Dewi Perssik Bakal Menikah Lagi, Tak Disangka Calonnya..

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini Siapa yang tak kenal dengan pedangdut asal jawa timur ini. Kabar bahagia datang dari pedangdut Dewi Persik. Wanita 31 tahun ini sedang menyiapkan hari bahagianya untuk menikah lagi. Ini adalah pernikahannya yang ketiga kalinya.



Informasi tersebut didapatkan dari petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Cilandak, Jakarta Selatan. Jika wanita yang karib disapa Depe ini sudah mengajukan rekomendasi untuk menikah.

" Iya benar sudah minta surat rekomendasi nikah. Buat nikah di Jawa Timur," ujar Siti, petugas KUA, dihubungi via telepon, Kamis 28 September 2017.

Siti mengatakan, jika calon suami Depe sudah mengajukan surat ijin menikah di Jawa Timur sejak sebulan lalu.

" Sudah hampir sebulan, 30 Agustus 2017. Itu yang daftar pihak laki ya yang datang ke sini," imbuhnya. Namun, Siti tidak mau mengungkap lebih dalam siapa sosok lelaki beruntung yang akan menikahi wanita 31 tahun itu.

" Ke sini aja (ke KUA), saya ada tamu nih. Kalau ke sini tanya-tanyanya lebih enak," ujar Siti mengakhiri percakapan.

Beredar kabar jika calon suami Dewi adalah Angga Wijaya, yang tidak lain managernya sendiri. Sampai berita ini diturunkan, wartaberita masih berusaha mengkonfirmasi Depe soal kabar tersebut. Namun yang bersangkutan belum bisa dihubungi.


Dream.co.id

Cewek Bergigi Gingsul Emang Layak Disayang! 6 Hal Ini Jadi Alasan yang Tepat

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini gigi gingsul memang tidak di miliki semua orang namun jangan minder ..!! bagi anda yang memiliki gigi gingsul jangan beranggapan kalau gingsul itu merupakan kekurangan... faktanya cewek bergigi gingsul itu manis lhooo...



BENER NGGAK..???

Entah kenapa senyum cewek bergigi gingsul itu enak dilihat. Mereka punya kecantikan yang khas dan bikin orang tak bosan untuk memandang

Sahabat medianda terkini berikut alasan mengapa cewek bergigi ginsul itu manis dan layak di sayang :

1. Cewek bergigi gingsul punya senyum yang manis, jadi bikin kamu betah untuk memandang wajahnya.

Tumbuhnya satu gigi yang tidak sejajar dengan gigi lainnya justru bikin cewek bergigi gingsul punya senyum yang manis. Gigi gingsul tersebut nggak mengganggu tapi malah bikin kamu betah untuk memandang wajahnya. Senyumnya yang aduhai membuatmu enggan untuk berpaling.

2. Adanya satu gigi yang tumbuh di atas gigi lainnya justru bikin cewek bergigi gingsul punya kecantikan yang berbeda. Mereka terlihat lebih menarik.

Cewek bergigi gingsul itu punya kecantikan yang beda lho. Bisa dibilang gigi gingsulnya malah bikin mereka telihat menarik.

3. Cewek bergigi gingsul adalah pribadi yang percaya diri. Karena mereka memilih nggak pakai behel untuk memperbaiki posisi gigi.

Banyak dari cewek bergigi gingsul yang sengaja membiarkan gingsul mereka. Ketimbang pakai behel untuk memperbaiki posisi gigi yang tidak sejajar, mereka lebih memilih untuk mempertahankan gigi gingsul mereka. Mereka yakin bahwa gigi gingsul bisa dikatakan sebagai sebuah kelebihan dan anugerah yang diberikan oleh Tuhan.

 4. cewek bergigi gingsul itu cute. Imut banget.

Entah kenapa cewek yang bergigi gingsul itu terlihat lebih cute. Kamu pasti setuju kalau wajah mereka jadi lebih imut dengan gigi gingsul mereka. Cute yang bikin gemes deh…

5. cewek bergigi gingsul juga selow dan humoris.

Nggak cuma punya senyum yang manis aja, cewek bergigi gingsul juga bisa dibilang selow dan humoris.Asyik kan punya pacar yang selow bin humoris?

6. Kecantikannya yang beda bikin kamu nggak mau jauh-jauh dari dia. Duh, ngangenin banget itu senyumnya…..

Senyum yang manis, wajah yang menarik sekaligus cute, bikin kamu nggak mau jauh-jauh dari dia. Sehari nggak lihat dia aja udah bikin kamu kangen. Sekalinya berjauhan sama dia, sebentar-bentar kamu mandangin fotonya yang lagi tersenyum. Tuh, kan, punya cewek bergigi gingsul itu ngangenin!

Jadi sahabat medianda terkini buat anda yang punya gigi gingsul jangan khawatir nggak imut yaaa...  justru kalian harus bangga dengan hadirnya gigi gingsul kalian memiliki daya tarik tersendiri. gingsul itu manis saat senyum :-)

Saking Pelitnya, Sampai Koin Emasnya Ditelan Hingga Ajal Menjemput, begini Siksa Kubur yang Didapat

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini Semua orang pasti nantinya akan "mati" atau kembali ke sang maha pencipta. Tapi dalam islam setelah orang meninggal nantinya akan memiliki 2 kemungkinan yaitu masuk surga atau neraka. Jangan sampai kalian termasuk golongan orang yang nantinya akan masuk ke neraka,naudzubillah.. Biasanya orang yang masuk "neraka" itu karena perbuatannya saat didunia.



Maka berlomba-lombalah untuk berbuat baik dan selalu taat pada ajaran yang diturunkan Allah. Jangan sampai seperti kisah nyata ini menimpa pada anda.

Kisah Nyata Alam Kubur Orang Pelit

Mengutip islamidia, sebuah hadits menjelaskan bahwa terdapat tiga perkara yang akan membinasakan Iman, yakni mengikuti hawa nafsu, Ujub, dan pelit.

Syaikh Manna’ Khalil Al-Qattan Rahimahullah pernah menyaksikan bahwa sikap pelit membuat seseorang mendapatkan siksa di alam kuburnya. Semasa kecilnya, Syaikh Manna’ menjadi anak yang ‘nakal’. Kenalakan ini membawanya mengalami cerita kisah nyata alam kubur.

Di suatu kampung, terdapat seseorang yang kaya raya tapi ia sangat pelit. Meskipun hartanya melimpah tapi ia tidak mau berbagi dengan orang-orang di sekitarnya, baik tetangga maupun kaum dhu’afa’. Hingga pada suatu ia jatuh sakit.

Karena sifat pelitnya, membuat para tetangga enggan untuk menjenguk dan merawatnya. Ia merasakan sakit seorang diri. Tapi terdapat seseorang yang mau mengunjunginya, yakni Manna’ ketika muda.



Sahabat medianda terkini ketika beliau menjenguk di rumahnya, ia jadi tahu apa saja yang dilakukan oleh orang kaya nan pelit itu. Meskipun orang itu sedang dalam keadaan sakit, tapi ia masih saja memikirkan hartanya yang sangat melimpah itu.

Sedikit demi sedikit, ia menelan koin emasnya karena tidak ingin jika orang lain mengambil hartanya itu. Mungkin ia ingin membawa hartanya mati dan mempercepat sakaratul mautnya.

Tidak berapa lama, orang itu kemudian meninggal. Ketika jenazahnya di angkat menuju pemakaman, orang-orang yang mengangkatnya merasa heran kenapa ia terasa berat.

Padahal jenazah tidak bertubuh gemuk tapi ia terasa berat ketika diangkat. Mendengar keluhan para pengangkat jenazah, Manna’ hanya diam saja meskipun ia tahu misteri kisah nyata alam kubur.

Setelah pemakaman selesai, Manna’ kembali lagi ke pemakaman itu pada malam hari untuk mengambil koin emas di perut jenazah tadi. Sesampainya di pemakaman ia langsung menggali kubur dan membedah perut jenazah.

Setelah terbuka, ia pun mencoba mengambil koin emas di perut jenazah itu. Tapi apa yang ia dapat? Ia justru tersengat oleh koin emas itu.

Sengatan itu membuatnya mengurungkan niat untuk mengambil koin emas itu. Lalu ia menutup kembali kubur yang telah ia gali.

Beberapa tahun kemudian, Manna’ bertobat dan ia baru menceritakan kisah nyata alam kubur sakaratul maut ini pada orang lain. Bahkan ia mengatakan jika terkadang, ia masih teringat setruman itu hingga saat ini. Hal ini menunjukkan betapa pedihnya adzab Allah pada orang yang pelit.


Sahabat medianda terkini sentuhan pada satu koin emas saja akan merasakan sengatan yang sakit, apalagi jika koin itu berada di perut dengan jumlah yang cukup banyak. Betapa pedihnya nasib di alam kubur.

Sebagai seorang muslim hendaknya kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan di dunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Bahkan Allah akan memberikan adzab yang amat pedih ketika orang itu di alam kubur.

Demikian kisah nyata alam kubur orang pelit yang harus kita ambil hikmahnya.


Inilah Orang yang Sholatnya Bersama Setan! Hati-Hati, Karena Banyak Yang Melakukan Tanpa Disadari

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini Sholat menjadi kewajiban umat muslim.yang harus dijalankan dalam lima waktu. Namun sholat pun tak lepas dari gangguan iblis. Mungkin hal seperti ini pernah anda alami, ketika sholat lupa rakaat atau ingat yang tidak-tidak.



“Iblis berkata: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (QS. Al A’raf : 16 – 17)

Sahabat medianda terkini setan telah berjanji kepada Allah untuk menyesatkan seluruh manusia, beragam tipu daya dan muslihat akan digencarkan agar manusia ingkar dari Tuhannya.

Salah satu caranya dengan melalaikan manusia dari sholat, setan akan senantiasa menggoda manusia agar sholatnya tidak sempurna bahkan membujuk manusia agar ringan meninggalkan sholat.

 Rasulullah SAW bersabda:
“Jika panggilan shalat (adzan) dikumandangkan maka setan akan lari sambil mengeluarkan kentut hingga ia tidak,mendengar suara adzan. Apabila panggilan adzan telah selesai maka setan akan kembali. Dan bila iqamat dikumandangkan setan kembali berlari dan jika iqamat telah selesai dikumanddikumandangkan dia kembali lagi.

Lalu menyelinap masuk kepada hati seseorang seraya berkata: “Ingatlah ini dan itu’. Dan terus saja dia melakukan godaan ini hingga seseorang tidak menyadari berapa rakaat yang sudah dia laksanakan dalam shalatnya.” (H.R Bukhari)

Sahabat medianda terkini sholat adalah ibadah yang paling utama dan yang pertama kali dihisab, tentunya setan tidak akan mudah membiarkan manusia menyembah Tuhannya. Setan akan terus menempel bersama orang yang sholat agar sholatnya tidak khusyu'.

Berikut ini dikatakan adalah orang – orang yang sholat bersama setan:

1.Orang yang waswas dalam niat

Setan membuat hatinya was-wasan dan tidak yakin niatnya telah sempurna. Ia akan mengulang takbir berkali-kali, hingga imam rukuk bahkan sujud, ia masih saja dipermainkan setan dalam niat dan takbirnya.

2.Orang yang ingat ini itu

Saat tengah sholat, setan akan mendatangi manusia untuk mengingatkan berbagai urusan, hingga sholat seseorang menjadi tidak khusyu.

Dikisahkan suatu hari imam Hanafi didatangi seseorang yang kehilangan barang. Ia lupa menaruh barangnya, oleh Imam Hanafi orang itu dianjurkan untuk sholat sepanjang malam.

Semoga Allah melindungi kita dari setan yang terkutuk. Amin!

[Radarislam/ Vb]


Tahukah Anda Ternyata Mimpi Tidak Boleh Diceritakan Kepada Orang Lain, Begini Keterangannya!

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini Semua orang tentu pernah bermimpi ketika tidur. Mimpi adalah sesuatu yang terlihat atau di alami manusia pada waktu tidur. Mimpi yang di alami seseorang adakalanya benar atau tidak benar. Mimpi bukannya hanya di alami manusia awam, akan tetapi para Nabi pun mengalami mimpi.



Mimpi yang di alami seseorang ada yang sifatnya menyenangkan adakalanya menakutkan dan menyedihkan. Misalnya mimpi ketemu orang yang kita sayangi, mimpi ketemu makhluk yang kita takuti dan lain sebagainya.

Sahabat medianda terkini mimpi orang awam kebanyakan karena campur tangan syaitan.Sedangkan mimpi para Nabi dan Rasul adalah merupakan mimpi petunjuk, pertanda atau wahyu dari Allah swt. Sebagaimana di jelaskan dalam Al-Qur’an, yang artinya,

إِذْ يُرِيكَهُمُ اللَّهُ فِي مَنَامِكَ قَلِيلًا ۖ وَلَوْ أَرَاكَهُمْ كَثِيرًا لَّفَشِلْتُمْ وَلَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ سَلَّمَ ۗ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

(Ingatlah) ketika Allah memperlihatkan mereka di dalam mimpimu (berjumlah) sedikit. Dan sekiranya Allah memperlihatkan mereka (berjumlah) banyak tentu kamu menjadi gentar dan tentu kamu akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, tetapi Allah telah menyelamatkan kamu. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang ada dalam hatimu.” (QS. Al-Anfal : 43)

Dalam ajaran agama Islam mimpi yang di alami diwaktu tidur, tidak dibenarkan menceritakannya kepada orang lain. Apakah mimpi yang benar atau mimpi yang tidak benar. Ini penjelasaan dua mimpi tersebut.

1. Mimpi yang Baik Atau Benar

Ketika seseorang mengalami mimpi yang benar, hendaklah ia memuji Allah dan memohon kepadanya agar merealisasikannya dan jangan menceritakan kepada orang lain kecuali kepada orang yang di cintainya dan mencintainya.

Oleh karena itu ketika, Nabi yusuf bermimpi melihat matahari, bulan, dan sebelas bintang bersujud kepadanya, ia menceritakannya kepada bapaknya.

Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan) mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (QS. Yusuf : 5)

Dari Abu Qatadah Ra, mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

Mimpi yang benar berasal dari Allah, sedangkan mimpi yang merupakan bunga tidur berasal dari syaitan. Jika diantara kamu bermimpi sesuatu yang disukainya, hendaklah ia tidak menceritakannya kecuali kepada orang yang dicintainya. Tetapi jika ia bermimpi sesuati yang di bencinya, maka hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari keburukannya dan dari keburukan syetan, dan supaya meludah tiga kali serta tidak menceritakannya kepada siapa pun. Sesungguhnya mimpi tersebut tidak akan membahayakan.” (HR Muttafaq ‘alaih)

Sahabat medianda terkini berdasarkan firman Allah SWT. dan hadits Rasulullah tersebut, ketika seseorang mengalami mimpi yang benar, hendaknya ia memuji Allah dan memohon kepadanya agar merealisasikannya dan jangan menceritakannya kepada orang lain kecuali kepada orang yang ia cintai dan mencintainya.

Menceritakan mimpi yang benar terhadap orang yang dicintai tujuannya supaya ia berbahagia dengan kebahagian tersebutu dan mendoakan agar mendapat kebaikan tersebut.

Kita dilarang untuk menceritakan mimpi benar kepada orang yang tidak kita cintai atau menyukai kita. Supaya ia tidak mengganggu arah mimpi tersebut dengan pentakwilan yang berdasarkan hawa nafsu, atau berusaha menghilangkan nikmat Allah SWT. karena dengki kepadanya.

2. Mimpi yang Tidak Benar

Mimpi yang tidak benar atau buruk berasal dari syaitan. jika seseorang mengalami mimpi buruk dilarang juga menceritakannya kepada orang lain. Sebagaimana yang telah diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda,

Jika salah seorang kalian melihat mimpi buruk maka hendaklah ia bangkit melaksanakan shalat dan jangan ia ceritakan kepada orang-orang,” (HR Bukhari dan Muslim)

Diriwayatkan dari Abu Usamah, ia berkata, “Aku pernah melihat sebuah mimpi yang membuat aku sakit hingga aku mendengar Qatadah berkata, ‘Aku pernah melihat sebuah mimpi yang membuat aku sakit hingga aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,

Mimpi baik berasal dari Allah. Jika salah seorang kalian melihat apa yang kalian sukai maka janganlah ia ceritakan mimpi tersebut kecuali kepada orang yang menyukainya saja dan jika ia melihat mimpi yang tidak ia sukai maka hendaklah ia meminta perlindungan kepada Alloh dari kejahatan mimpi tersebut dan dari kejahatan syaitan, kemudian meludah lah tiga kali dan jangan ia ceritakan kepada siapapun, sebab mimpi itu tidak akan mendatangkan kemudharatan,” (HR Bukhori dan Muslim).

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a,

Bahwasanya Rasulullah SAW didatangi seorang Arab Badui dan berkata, ‘Aku bermimpi bahwa kepalaku dipenggal lalu akui mengikuti kepalaku yang menggelinding.’ Kemudian Nabi saw. mencela Arab Badui tersebut dan bersabda, ‘Jangan engkau ceritakan kisah syaitan yang mempermainkanmu disaat engkau tidur,” (HR Muslim).

Sahabat medianda terkini berdasarkan hadits Rasulullah SAW di atas, ketika seseorang mengalami mimpi buruk, maka tidak dibolehkan juga menceritakannya kepada orang lain. Sebab ditakutkan orang lain akan mentakwilkan dengan caranya masing-masing sehingga menimbulkan kegelisahan dan rasa takut bagi orang yang mimpi buruk tersebut.

Akan tetapi Rasulullah menganjurkan bagi yang melihat mimpi yang buruk atau tidak ia sukai, hendaklah ia melaksanakan apa yang tercantum dalam sunnah untuk mengusir was-was dan menolak tipu daya syaitan.

Yaitu: melaksanakan shalat, memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan mimpi dan kejahatan syaitan, meludah ke sebelah kiri sebanyak tiga kali dan mengubah posisi tidur dari posisi semula.

Semoga bermanfaat.


Sumber: bacaanmadani.com

Alis Mata Yang Membawa Dosa, Inilah Hukum Mencukur Bulu Alis Mata Bagi Wanita bantu SHARE...

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan segala sesuatu dengan manfaatnya sendiri-sendiri, salah satunya adalah diciptakannya Alis mata pada manusia. Bukan hanya sebagai aksesoris penghias wajah semata ternyata alis mata berfungsi sebagai penahan berbagai macam kotoran yang bisa memasuki mata, seperti pasir, debu, dan sebagainya.



Selain itu rambut pada alis mata juga menambah kepekaan pada kulit untuk merasakan objek asing yang berada di dekat mata, misalnya serangga yang hendak masuk ke mata.

Sahabat medianda terkini namun, sayang sekali di zaman modern sekarang ini banyak orang terutama kaum hawa yang justru malah menentang fitrah alamiah penciptaan alis. Tidak sedikit dari mereka yang melakukan tebang-tanam, men*cukur habis bulu alis lalu diganti dengan lukisan.

Dunia memang sudah terbolak-balik. Tidak tahukah Anda, jika men*cukur bulu alis itu selain berbahaya terhadap kesehatan ternyata juga dilarang oleh agama lho. Nah sahabat medianda, Bagaimana hukum men*cukur bulu alis mata?

 Alis Mata Yang Membawa Dosa, Inilah Hukum Men*cukur Bulu Alis Mata Bagi Wanita

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda,

لَعَنَ اللَّهُ الوَاشِمَاتِ وَالمُوتَشِمَاتِ،


وَالمُتَنَمِّصَاتِ وَالمُتَفَلِّجَاتِ، لِلْحُسْنِ المُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ
Allah melaknat tukang tato, orang yang ditato, al-mutanamishah, dan orang yang merenggangkan gigi, untuk kecantikan, yang mengubah ciptaan Allah.” [HR. Bukhari 4886, Muslim 2125, dan lainnya]

● Makna Al-Mutanamishah

Dalam penjelasan kitab Syarh Muslim An-Nawawi, 14/106, diterangkan bahwa Al-Mutanamishah adalah para wanita yang minta dicukur bulu di wajahnya. Sedangkan wanita yang menjadi tukang cukurnya namanya An-Namishah.

Imam An-Nawawi rahimahullah juga menegaskan, bahwa larangan dalam hadits ini tertuju untuk bulu alis,

وأن النهي إنما هو في الحواجب وما في أطراف الوجه
Larangan tersebut adalah untuk alis dan ujung-ujung wajah (Al-Mutanamishah).” [Sharh Shahih Muslim, 14/106]

Ibnul Atsir mengatakan,

النمص: ترقيق الحواجب وتدقيقها طلبا لتحسينها
An-Namsh adalah menipiskan bulu alis untuk tujuan kecantikan…”

Ibnul Allan mengatakan dalam Syarh Riyadhus Shalihin,

وَالنَّامِصَةُ: الَّتي تَأخُذُ مِنْ شَعْرِ حَاجِبِ غَيْرِهَا، وتُرَقِّقُهُ لِيَصِيرَ حَسَناً. “وَالمُتَنَمِّصَةُ: الَّتي تَأمُرُ مَنْ يَفْعَلُ بِهَا ذَلِكَ
An-Namishah adalah wanita yang men*cukur bulu alis wanita lain atau menipiskannya agar kelihatan lebih cantik. Sedangkan Al-Mutanamishah adalah wanita yang menyuruh orang lain untuk men*cukur bulu alisnya.” [Dalil al-Falihin, 8:482].

Sahabat medianda terkini beberapa ulama yang mengarang kitab kumpulan dosa-dosa besar, seperti Imam Adz-Dzahabi dalam kitabnya Al-Kabair, demikian pula Al-Haitami dalam kitabnya Az-Zawajir ‘an Irtikab Al-Kabair menyebutkan bahwa salah satu diantara dosa yang masuk daftar dosa besar adalah men*cukur atau menipiskan bulu alis. Karena terdapat hadis yang menyebutkan bahwa Allah melaknat para wanita yang men*cukur bulu asli di wajahnya, seperti bulu alis, meskipun itu untuk tujuan kecantikan.

Semoga bermanfaat dan sebarkan agar semua muslimah lebih mengerti bagaimana hukumnya mencu*kur alis mata.


MasyaAllah..Pahala Menemani Istri Jalan-Jalan Lebih Besar Dari Itikaf Di Masjid. Suami Baca Ini!!!

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini tahukah anda ganjaran apa saja yang anda dapatkan jika dengan ikhlas memenuhi hak istri atau saudara anda menunaikan hajatnya, seperti menemani atau mengantar jalan-jalan, ke luar kota? Kebanyakan akan berfikir bahwa apa yang telah kita lakukan dengan menemani atau mengantar orang lain tersebut hanya berbalas pahala dan ucapan terima kasih saja.



Tapi jangan salah karena ternyata belum banyak yang tahu bahwa keikhlasan kita yang hanya sekedar menemani tersebut dapat berbuah pahala cukup besar, bahkan ;lebih besar dari apa yang kita bayangkan.

Sahabat medianda terkini pahala menemani istri jalan-jalan bisa lebih baik dari pahala iktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh. Tapi jangan salah, keikhlasan kita tersebut ternyata diganjar pahala besar bahkan lebih besar dari yang kita pikirkan.

Rasullulah SAW bersabda;

"Sungguh aku berjalan bersama seorang saudara (muslim) di dalam sebuah keperluan lebih aku cintai daripada aku beriktikaf di dalam masjid ku (masjid Nabawi) ini selama sebulan." (HR. Ath-Thabarani)

Syaikh Muhammad bin shalih Al-Ustaimin rahimahullah berkata,

"Menunaikan kebutuhan kaum muslimin lebih penting dari pada iktikaf, karena manfaatnya lebih menyebar, menfaat ini lebih baik daripada manfaat yang terbatas (untuk diri sendiri). Kecuali manfaat terbatas tersebut merupakan perkara yang penting dan wajib dalam Islam (misalnya shalat wajib)."

Bayangkan, ganjaran melebihi pahala beriktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh. Betapa mulianya kita jika ikhlas walau hanya sekedar menemani orang lain berjalan-jalan.

Maka apalagi ikhlas itu dilakukan kepada istri anda sebagai orang yang paling berhak anda bahagiakan di dunia ini.

Rasullulah SAW bersabda;

"Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya." (HR At-Thirmidzi)

Maka duhulukanlah istrimu dari pada teman-temanmu. Perhatikan keinginan dan temani istri dan anak-anakmu sebab sebagaimana mereka adalah paling berhak mendapatkan kebaikan dari dirimu (suami).

Sahabat medianda terkini sekedar pergi menemani istri dan anak-anak berbelanja, jalan jalan dengan rasa bahagia dan ikhlas dilakukan, ganjarannya pahala yang menanti bisa melebihi dari iktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh. Wallahu a’lam

Semoga bermanfaat.


Sumber:Muslimterbaru.com

Kisah Nyata Yang Patut Kita BACA : Semasa Hidupnya Pelit, Ketika Mati Mendapat Siksa Kubur Seperti Ini

MediandaTerkini – Setiap yang hidup pasti mengalami mati. Islam meyakini adanya kehidupan setelah kehidupan di dunia ini. Sebelum kita menuju tempat kembali yang abadi, yakni surga atau neraka, maka kita harus melewati alam kubur terlebih dahulu.




Sebuah kisah yang patut kita ambil hikmahnya. Berikut kisahnya “.

Kisah Nyata Alam Kubur Orang Pelit

Sebuah hadits menjelaskan bahwa terdapat tiga perkara yang akan membinasakan Iman, yakni mengikuti hawa nafsu, Ujub, dan pelit.

Syaikh Manna’ Khalil Al-Qattan Rahimahullah pernah menyaksikan bahwa sikap pelit membuat seseorang mendapatkan siksa di alam kuburnya. Semasa kecilnya, Syaikh Manna’ menjadi anak yang ‘nakal’. Kenalakan ini membawanya mengalami cerita kisah nyata alam kubur.

Di suatu kampung, terdapat seseorang yang kaya raya tapi ia sangat pelit. Meskipun hartanya melimpah tapi ia tidak mau berbagi dengan orang-orang di sekitarnya, baik tetangga maupun kaum dhu’afa’. Hingga pada suatu ia jatuh sakit.

Karena sifat pelitnya, membuat para tetangga enggan untuk menjenguk dan merawatnya. Ia merasakan sakit seorang diri. Tapi terdapat seseorang yang mau mengunjunginya, yakni Manna’ ketika muda.

Ketika beliau menjenguk di rumahnya, ia jadi tahu apa saja yang dilakukan oleh orang kaya nan pelit itu. Meskipun orang itu sedang dalam keadaan sakit, tapi ia masih saja memikirkan hartanya yang sangat melimpah itu.

Sedikit demi sedikit, ia menelan koin emasnya karena tidak ingin jika orang lain mengambil hartanya itu. Mungkin ia ingin membawa hartanya mati dan mempercepat sakaratul mautnya.

Tak berapa lama, orang itu kemudian meninggal. Ketika jenazahnya di angkat menuju pemakaman, orang-orang yang mengangkatnya merasa heran kenapa ia terasa berat.

Padahal jenazah tidak betubuh gemuk tapi ia terasa berat ketika diangkat. Mendengar keluhan para pengangkat jenazah, Manna’ hanya diam saja meskipun ia tahu misteri kisah nyata alam kubur.

Setelah pemakaman selesai, Manna’ kembali lagi ke pemakaman itu pada malam hari untuk mengambil koin emas di perut jenazah tadi. Sesampainya di pemakaman ia langsung menggali kubur dan membedah perut jenazah.

Setelah terbuka, ia pun mencoba mengambil koin emas di perut jenazah itu. Tapi apa yang ia dapat? Ia justru tersengat oleh koin emas itu.

Sengatan itu membuatnya mengurungkan niat untuk mengambil koin emas itu. Lalu ia menutup kembali kubur yang telah ia gali.

Beberapa tahun kemudian, Manna’ bertobat dan ia baru menceritakan kisah nyata alam kubur sakaratul maut ini pada orang lain.

Bahkan ia mengatakan jika terkadang, ia masih teringat setruman itu hingga saat ini. Hal ini menunjukkan betapa pedihnya adzab Allah pada orang yang pelit.

Sentuhan pada satu koin emas saja akan merasakan sengatan yang sakit, apalagi jika koin itu berada di perut dengan jumlah yang cukup banyak. Betapa pedihnya nasib di alam kubur.

Sebagai seorang muslim hendaknya kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan di dunia akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak. Bahkan Allah akan memberikan adzab yang amat pedih ketika orang itu di alam kubur.

Demikian kisah nyata alam kubur orang pelit yang harus kita ambil hikmahnya. Semoga menjadi bahan renungan dan menjadi pengingat diri kita masing masing


Sumber: webislami.com

Jumat, 29 September 2017

Tak Perlu "Hiburan" Untuk Move On Dari Seseorang, Kalau Bisa Dengan 3 Doa Mustajab ini Saja

MediandaTerkini – Sahabat medianda terkini Tidak sedikit orang yang mengeluh karena tidak bisa lupakan seseorang. Ada juga yang sampai stres atau mungkin bunuh diri. Banyak cara yang dilakukan untuk bisa melupakan seseorang (move on) contohnya saja dengan refreshing atau mencari hiburan.



Namun sahabat medianda terkini ada cara lain untuk melupakan seseorang, yaitu dengan cara yang satu ini. Pasti banyak orang yang masih bertanya-tanya cara apakah itu? Doa, karena dengan doa membuat kita menjadi tenang dan bisa mendekatkan diri dengan Allah SWT.

Mengutip dari islamidia, untuk lebih lanjut, simak dulu inilah 3 doa yang bisa melupakan seseorang,

Doa Agar Mampu Melupakan dan Menempatkan Kebencian

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (QS. Al-A’raf: 55)

Sahabat medianda terkini doa adalah hal yang Allah perintahkan kepada manusia. Untuk itu, sebagai manusia, kita bisa berdoa apa saja kepada Allah tentunya berdoa untuk kebaikan dan bukan untuk sesuatu yang mendatangkan mudharat.

Terkabul atau tidaknya tentu itu adalah hak prerogatif Allah yang memutuskan karena Allah Maha Tau dan Berkuasa atas segala isi dunia ini.

Berikut adalah contoh doa dengan kata-kata sendiri yang bisa kita ucapkan. Tentunya melupakan seseorang dengan tujuan kita bisa lebih baik, hidup lebih bersemangat dan tidak bergantung kepada orang lain adan larut dalam kesedihan.

"Ya Allah berikanlah aku kekuatan hati untuk senantiasa bersabar di Jalan kebanaran dan jalan yang Engkau Ridhoi. Jangan biarkan ingatanku bergantung kepada masa lalu dan seseorang yang membuat aku jauh dari-Mu, lali dari Ibadah kepada-Mu, dan melupakan perintah-Mu. Biarkan hati dan pikiran ini hanya tunduk kepada ajaran-Mu serta berpasrah pada Titah-Mu"

"Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang jangan jadikan kami larut dalam kesedihan. Biarkan hati dan pikiran ini selalu tertaut kepada kebaikan dan kebenaran. Jangan jadikan orang-orang di masa lalu kami menjadi penghalang kami untuk beribadah dan selalu mengingat-Mu. Biarkan kami senantiasa mengingatmu, bukan mengingat hal-hal yang buruk dan membuat terpuruk,"

"Ya Allah Yang Maha Pengasih, sesungguhnya Engkaulah yang mengatur hati-hati kami. Jagalah hati kami dari kedengkian, ingatan yang buruk, kebencian, yang mampu menyengsarakan hidup. Jangan biarkan kami mengingat hal-hal yang menjadikan kami lalai dari ibadah dan tat pada-Mu"

Doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT bisa kita ucapkan sendiri, dalam shalat dan sujud kita. Berdoa lah kepada Allah dengan kata-kata yang baik, tunduk, dan memohon dengan memasrahkan diri bukan memaksa apalagi meminta seakan-akan kita lebih mengetahui daripada Allah SWT.

Tentu saja Allah pun menyuuruh kita untuk berikhtiar selain dari berdoa. Sejatinya doa yang paling tulus dan ikhlas adalah saat kita juga berusaha atau berikhtiar untuk menggapainya.

Cara yang Seimbang Untuk Melupakan

Untuk bisa menempatkan secara seimbang terhadap orang-orang yang memilki pengalaman kurang baik, tidak menyenangkan, atau juga malah membaut kita terpuruk ketika mengingatnya terus, maka islam memberikan perintah agar menyikapinya secara rasional dan tidak emosional.

Hal ini sebagaimana disampaikan dalam Al-Quran,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَىٰ أَنفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ ۚ إِن يَكُنْ غَنِيًّا أَوْ فَقِيرًا فَاللَّهُ أَوْلَىٰ بِهِمَا ۖ فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوَىٰ أَن تَعْدِلُوا ۚ وَإِن تَلْوُوا أَوْ تُعْرِضُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Nisa : 135)

Jika manusia menyikapinya secara emosional, tentu saja hal ini akan membuat kita tidak bisa adil, mengingat ngingat hal hal yang buruk terus dan tentunya hal seperti itu tidak baik untuk kesehatan jiwa kita. Untuk itu berikut adalah cara agar bisa melupakan (dengan menempatkan secara bijak) seseorang.

1. Tidak Membenci atau Mencintai Berlebihan

Sahabat medianda terkini terkadang kita sering kali mencintai dan juga membenci berlebihan seseorang. Perasaan berlebihan tentu saja tidak baik, karena tidak sesuai dengan fitrah manusia.

Untuk itu tempatkanlah manusia selayaknya seorang manusia, yang bisa salah dan benar. Jika telah menempatkannya secara bijak, maka tidak akan ada kekecewaan yang berlebihan dan juga perasaan mencintai yang berlebihan sehingga sulit untuk melupakannya.

Orang yang sulit melupakan sesuatu bisa jadi dalam hidupnya penuh dendam atau juga penuh kenangan yang ditempatkan terus menerus, dan bisa jadi tidak tepat atau tidak sesuai konteksnya.

Untuk itu, wajarlah dalam mencintai dan membenci. Membenci pasti akan ada dalam hidup kita, tetapi tempatkanlah sejatinya seorang manusia bahwa mereka bisa salah dan khilaf.

Jangan biarkan emosi kita menjadikannya bersalah secara berlebihan hingga tidak bisa dilupakan.

2. Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Memaafkan kesalahan orang lain menjadi salah satu cara untuk kita bisa melupakan atau menempatkan orang secara bijak.

Memaafkan kesalahan orang lain selain membuat kita lega, tentunya membuat kita tidak banyak memiliki musuh. Tentu saja kesalahan yang bisa ditoleransi bukan kesalahan besar yang memberikan dampak besar.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan dalam Al-Quran bahwa memaafkan bagian dari kehidupan manusia.

Allah pun memaafkan kesalahan manusia diatas kesempurnann-Nya, apalagi kita yang merupakan manusia biasa banyak kesalahan. Tentu memaafkan orang lain sudah pasti harus mejadi bagian dari kehidupan kita.

Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS An Nur : 22)

Disampaikan juga di ayat yang lain, yaitu “Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan- perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf.” (QS Asyura : 37)

3. Tidak Mudah Berlarut dalam Emosi

Tidak mudah larut dalam emosi, membantu kita agar tidak mudah juga membenci atau sulit melupakan sesuatu.

Emosi yang pekat dan terlalu mendalam biasanya memudahkan kita untuk selalu mengingat, muncul trauma, dan juga muncul rasa yang sulit untuk dinetralkan padahal jika tidak dalam kondisi emosi tentu akan mempermudah kita menempatkan sesuatu lebih bijak.

Biasanya, emosi yang berlarut dan berlebihan dilakukan karena kurang bisa mengontrol diri, tidak sabar, dan mudah terpancing. Saat itu juga akal kita atau rasional tidak digunakan secara baik.

Akhirnya berdampak kepada cara kita menyelesaikan masalah atau merespon masalah. Untuk itu, responlah masalah dengan cara yang tenang. Bersikap tenang dapat memudahkan kiita menyelesaikan segalanya, berpikir jernih dan tidak mudah tersulut emosi.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.